Rabu, 11 Mei 2011

Tiga Kali OT, Thunder Imbangi Grizzlies


Memphis - Duel keempat antara Memphis Grizzlies kontra Oklahoma City Thunder berlangsung ketat dan seimbang sehingga harus melalui tiga over time. Thunder akhirnya keluar sebagai pemenangnya.

Pertandingan yang merupakan lanjutan dari semifinal Wilayah Barat NBA ini dilangsungkan di FedExForum, Selasa (10/5/2011) pagi WIB. Thunder memenangi duel ini dengan 133-123.

Grizzlies tampil bersemangat di kuarter perama dan unggul 28-16. Tetapi di akhir-akhir kuarter kedua, Thunder ngebut dan memangkas ketertinggalan mereka cuma jadi empat angka, 49-53.

Kejar mengejar angka terjadi di kuarter ketiga dan Grizzlies cuma unggul satu angka, 72-71. Kuarter keempat berlangsung imbang dan berakhir 96-96 sehingga babak over time harus dimainkan.

Thunder sempat unggul tujuh poin di OT pertama, tetapi Grizzlies mengejar jadi 109-109 dan over time kedua pun digelar. Di sini, kedua tim kembali imbang 119-119 dan memaksa OT ketiga diadakan.

Di OT ketiga inilah Thunder unggul atas Grizzlies selepas poin 121-121. Thunder akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 133-123. Hasil ini membuat skor di antara kedua tim imbang 2-2 dalam sistem best of seven.

Russell Westbrook memotori kemenangan Thunder dengan torehan 40 angkanya. Sementara Kevin Durant berhasil membukukan 35 angka dan 13 rebound dan James Harden menyumbangkan 19 poin.

Zach Randolph mencetak 34 angka dan 16 rebound buat Grizzlies tetapi tidak mampu membantu mereka terhindar dari kekalahan. Marc Gasol juga tampil ganas di bawah jaring dengan merebut 21 rebound dan 26 angka.

Enam Kali Hat-trick, Ronaldo Cetak Rekor Baru


Cristiano Ronaldo menciptakan rekor baru yang rasanya bakal sulit dipatahkan dalam waktu lama. Menyusul trigolnya dinihari tadi, CR7 total sudah enam kali menctak hat-trick di La Liga musim ini.

Enam kali hat-trick dalam satu musim merupakan sebuah rekor baru Liga Spanyol. Sebelumnya hat-trick terbanyak yang bisa ditorehkan seorang pemain dalam semusim cuma berjumlah tiga atas nama Isidro Lagana saat membela Oviedo di musim 1935-36.

Hat-trick pertama Ronaldo musim ini terjadi dalam laga kontra Racing Santander (23/10/2010). Dalam laga yang berkesudahan 6-1 buat Madrid tersebut Ronaldo menyumbang empat gol.

Kali kedua Ronaldo membuat hat-trick adalah dalam laga kontra Atletic Bilbao, tiga gol dia tambahkan dalam laga di mana 'Si Putih' menang 5-1. Villarreal menjadi korban CR7 berikutnya saat dia membuat trigol, dalam kesempatan tersebut El Real menggunduli lawannya 4-2.

Pada 3 Maret 2011 kembali Ronaldo mencatatkan hat-trick, saat Madrid menghantam Malaga 7-0 mantan pemain terbaik dunia itu tiga kali merobek gawang lawan. Dan sebelum trigolnya dinihari tadi, akhir pekan lalu Ronaldo malah mencetak empat gol ke gawang Sevilla dalam laga di mana Madrid menang 6-2.

Ronaldo sebenarnya sudah membuat tujuh hat-trick musim ini. Namun satu dia buat di ajang Copa del Rey saat tiga gol yang dia buat membantu Madrid menghancurkan Levante 8-0.

Hebatnya lagi dari enam hat-trick yang dibuat Ronaldo tersebut, dua di antaranya adalah hat-trick sempurna. Maksud hat-trick sempurna tersebut adalah Ronaldo mencetak gol menggunakan seluruh anggota tubuh yang diperbolehkan dalam permainan sepakbola: kaki kiri, kaki kanan dan kepala.

Hat-trick sempurna pertama Ronaldo musim ini adalah saat dia melakukannya ke gawang Villarreal. Sementara yang kedua dia lakukan dinihari tadi ke gawang Getafe. Demikian statistik dari Infostrada dan Opta.

Hat-trick Ronaldo musim ini
4 Gol ke gawang Racing Santander (Madrid menang 6-1)
3 Gol ke gawang Atletic Bilbao (Madrid menang 5-1)
3 Gol ke gawang Villarreal (Madrid menang 4-2)
3 Gol ke gawang Malaga (Madrid menang 7-0)
4 Gol ke gawang Sevilla (Madrid menang 6-2)
3 Gol ke gawang Getafe (Madrid menang 4-0).

Lorenzo Cuma Incar Podium


Musim lalu Jorge Lorenzo jadi juara MotoGP Prancis. Untuk ahir pekan ini sang juara dunia hanya menargetkan kembali naik podium untuk melanjutkan start bagus yang sudah dicatatkan di awal musim ini.

Satu kemenangan dan dua posisi runner up menjadi awal yang baik buat Lorenzo mempertahankan gelar juara dunianya musim ini. Pembalap Fiat itu pun untu sementara masih memuncaki klasemen pembalap meski cuma unggul tipis dari Dani Pedrosa.

Dibanding musim lalu perjuangan Lorenzo tahun ini memang lebih sulit. Itu terkait kebangkitan Honda yang sangat kompetitif dengan tiga pembalapnya.

Mungkin karena alasan itulah Lorenzo tak memasang target tinggi di Le Mans akhir pepan ini. Dalam gelaran MotoGP Prancis dia cuma menargetkan naik podium.

"Tujuan utama kami adalah podium, podium keempat kami dan berada di depan di Montmelo. Trek ini punya banyak chicane dan itu menarik buat saya. Cuacanya selalu berubah, kami harus berhati-hati dengan perkiraan cuaca, itu dapat merubah segalanya," sahut Lorenzo di Crash.

"Saya kembali ke Le Mans, lintasan yang benar-benar saya nikmati dan saya menang musim lalu. Orang-orang di Le Mans menyukai sepeda motor, mereka suka bau bahan bakar. Kami kini di posisi teratas, tapi kami harus fokus mendapatkan poin sebanyaknya," tuntas pembalap asal Spanyol itu.

Minggu, 08 Mei 2011

Milan Rebut Scudetto


Roma - AC Milan akhirnya memastikan meraih gelar juara Liga Italia Seri A. Hasil tersebut didapat Rossoneri setelah bermain imbang tanpa gol, 0-0, saat melawat ke AS Roma.

Tambahan satu poin dari hasil seri itu membuat Milan kini mengoleksi 78 poin dari 36 pertandingan. Karena keunggulan head to head dan selisih poin yang kini berjumlah sembilan dengan Inter Milan di posisi kedua, Rossoneri dipastikan tak terusik lagi di puncak klasemen meski Nerazzurri masih punya tiga pertandingan tersisa.

Keberhasilan menjuarai Seri A menyudahi penantian sepanjang tujuh tahun untuk kembali bertahta setelah kali terakhir melakukannya di tahun 2003/2004. Diavolo Rosso kini total sudah mengumpulkan 18 gelar juara.

Sukses Milan ini berarti menyudahi dominasi Inter yang selalu menjadi kampiun dalam lima periode sebelumnya. Sama seperti Milan, Inter juga telah memenangi total 18 titel juara Liga Italia.


Jalannya Pertandingan

Di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (8/5/2011) dinihari WIB, Milan butuh satu poin untuk memastikan didapatnya titel juara. Itu membuat Rossoneri tampil ngotot di menit-menit awal laga. Peluang pertama mencetak gol datang dari kubu tim tamu di menit sembilan saat sepakan Kevin Prince Boateng dari luar kotak penalti melayang di atas sudut gawang Roma.

Mirco Vucinic nyaris menjebol gawang Milan di menit 13. Momen tersebut bermula dari tusukan Marco Cassetti di sisi kanan di mana dia berhasil memperdaya Gianluca Zambrotta. Umpan silang yang dia kirim ke tiang jauh tepat mengarah ke Vucinic, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat namun mampu dihadang Cristian Abbiati.

Milan yang pada menit-menit awal bermain offensif justru balik tertekan di pertengahan babak pertama. Sebuah sapuan Alessandro Nesta dan tandukan Thiago Silva di muka gawang menghindarkan gawang Rossoneri dari kebobolan di menit 23.

Memasuki menit 36 Roma kembali menebar ancaman saat Aleandro Rosi melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola yang dia arahkan ke tiang dekat dibaca dengan baik oleh Abbiati.

Di masa injury time Roma kembali memaksa Abbiati jatuh bangun mengamankan gawangnya. Kali ini Juan yang mengancam saat akselerasinya di dalam kotak penalti bisa dihentikan kiper nomor satu Milan itu.

Robinho!! Belum satu menit babak kedua berjalan sepakan pesepakbola Brasil itu dari luar kotak penalti mental terkena tiang gawang. Semenit berselang upaya Massimo Ambrossini menyambar bola tendangan bebas terhalang bek Roma yang menjatuhkan diri di kotak penalti.

Tepat di menit 60 Milan kembali membuang peluang untuk membuka keunggulan. Lolos dari jebakan offside saat mengejar umpan Ambrossini, Boateng dengan dingin mencungkil bola saat berhadapan satu lawan satu dengan Doni. Malang buat Milan, si kulit bundar ternyata masih tipis menyamping dari sasaran.

Tekanan Milan berlanjut melalui tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic yang mampu dihadang Doni. Upaya rebound Clarence Seedorf dari momen tersebut juga gagal karena dihadang bek tuan rumah sambil menjatuhkan diri.

Selanjutnya Milan seperti menyiapkan diri untuk menerima hasil imbang. Rossoneri lebih sering bermain di lapangannya sendiri. Kondisi tersebut sempat menghadirkan beberapa momen berbahaya lantaran mereka kehilangan bola dan terancam serangan cepat Roma.

Tak ada peluang matang tercipta di menit-menit akhir pertandingan, termasuk lima menit masa injury time. Saat peluit panjang dibunyikan wasit tanda laga tuntas, pemain dan staff Milan yang sudah berkerumun di pinggir lapangan langsung menyerbu masuk untuk merayakan gelar juara Milan yang ke-18.

Susunan Pemain

Roma: Doni; Cassetti, Burdisso, Juan, Riise; Pizarro, Brighi (Rosi 17) (Caprari 82); Taddei, Simplicio, Vucinic (Borriello 54); Totti

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso (Ambrosini 46), Van Bommel, Seedorf; Boateng; Robinho (Pato 73), Ibrahimovic

Sabtu, 07 Mei 2011

Mourinho Siapkan Perlawanan pada UEFA


Jose Mourinho tidak diam saja dijatuhi sanksi berat dari UEFA. Mendapat dukungan dari Real Madrid, pelatih asal Portugal itu mempersiapkan pembelaan sekaligus perlawanan pada otoritas sepakbola Eropa itu.

"Pihak klub sudah mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan banding dan, secara pribadi, Mourinho akan membela dirinya sendiri dan akan terus berjuang sampai akhir," ungkap asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka dalam konfernsi pers.

Mourinho dijatuhi hukuman larangan menemani timnya berlaga di lima laga kompetisi Eropa setelah mengeluarkan komentar keras usai Madrid tunduk 0-2 atas Barcelona di semifinal pertama Liga Champions.

Salah satu hukuman tersebut sudah dijalani saat dia absen di leg kedua babak semifinal, sementara satu hukuman lainnya berbentuk percobaan dalam kurun tiga musim mendatang. Itu artinya, Mourinho tak akan menemani El Real di tiga laga perdana fase grup Liga Champions musim depan.

Karanka mengklaim kalau UEFA tak memberikan alasan mengapa menjatuhkan sanksi pada Mourinho dan juga Madrid. Ini bertentangan dengan apa yang sudah disebut UEFA di situs resminya bahwa Mourinho dihukum karena mengeluarkan 'komentar tak pantas'.

"Saat Anda menerima sanksi seperti itu Anda tak akan bisa menerimanya dengan baik dan terlebih lagi jika Anda tak tahu alasan sanksi tersebut. Sampai sejauh ini, UEFA belum mengomunikasikan alasan di balik sanksi sang pelatih," tuntas Karanka di Mirror.

Sementara itu juru bicara Mourinho, Eladio Parames menyebut kalau kliennya mungkin akan menempuh jalur hukum untuk menuntaskan masalah yang ada sekarang.

Tim Pelatnas Basket Putra Dilatih Legenda NBA


Pemain pelatnas basket putra mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu dari salah seorang legenda NBA yakni Ron Harper dalam kegiatan Indonesia Development Camp yang digelar mulai 9 Mei mendatang.

Indonesia Development Camp ketiga yang diadakan oleh National Basketball Association (NBA), tahun ini digelar mulai 9 Mei 2011 di Senayan Trade Center (STC) Basketball Hall Jakarta. Camp yang akan diselenggarakan hingga 12 Mei ini akan menampilkan NBA Legend dan lima kali peraih NBA Champion Ron Harper, bersama Asisten Pelatih/Basketball Development dari Toronto Raptors Eric Hughes.

Harper memenangkan tiga gelar NBA bersama Chicago Bulls (1996-1998) dan dua gelar bersama Los Angeles Lakers (2000-01). Setelah terpilih masuk dalam tim All-Rookie di musim perdananya pada 1987, Harper berkarier di NBA dengan catatan 122 kali bertanding di pertandingan playoff, dimana dia membukukan rata-rata 9 poin, 3,7 rebound, dan 2,7 asisst.

Indonesia Development Camp sendiri didesain untuk memenuhi kebutuhan pelatihan basket kelas dunia pemain-pemain elite Indonesia dan akan diadakan untuk kali pertama di Jakarta. Sebelumnya, camp ini pernah diadakan di Surabaya (2009) dan Bandung (2010).

Sebanyak 18 pemain yang mengikuti program Pelatihan Nasional (Pelatnas) Putra Bola Basket Indonesia akan mengikuti drill yang sangat intensif di lapangan, serta melakoni sejumlah pertandingan. Mereka juga akan mengikuti berbagai aktivitas off-court seperti kekuatan fisik dan penyesuaian diri (conditioning), pelatihan mental, dan pencegahan cedera.

Tim pelatih Timnas Putra Bola Basket Indonesia akan juga berpartisipasi dalam sesi-sesi yang difokuskan pada strategi dan filosofi permainan. Indonesia Development Camp akan menjadi salah satu program utama dalam persiapan menjelang South East Asia (SEA) Games XXVI di Indonesia pada November.

”Perkembangan basket di Indonesia yang mengesankan ini didukung pula oleh support para partner kami, termasuk Bakrie Kalila Investment, yang membantu kami memberikan anak-anak kesempatan untuk menikmati permainan basket,” ujar Scott Levy, senior vice president and managing director NBA Asia dalam siaran pers yang diterima detikSport, Jumat (6/5/2011) sore WIB.

”Di waktu yang bersamaan, program seperti Indonesia Development Camp ini juga menitikberatkan pada perkembangan penampilan pemain elite dan liga lokal di kelas internasional.”

Event pertama NBA di Indonesia diadakan pada 2008, ketika forward Indiana Pacers Danny Granger mengadakan klinik basket untuk para pemain pelajar pada laga final DetEksi Basketball League (sekarang Development Basketball League) di Surabaya.

NBA kembali pada tahun 2009 dengan Indonesia Development Camp, sebuah camp untuk 48 pemain pelajar terbaik Indonesia, di DBL Arena. Guard Houston Rockets Kevin Martin, Asisten Pelatih Cleveland Cavaliers Joe Prunty, serta mantan Asisten Pelatih Los Angeles Clippers Neal Meyer, berperan sebagai pelatih camp. Tahun lalu, NBA menyelenggarakan camp di Bandung bersama NBA Legend Detlef Schrempf, yang melatih 40 bintang basket paling menjanjikan National Basketball League (NBL) Indonesia.

Jumat, 06 Mei 2011

Rossi Terkesan dengan Revisi Ducati GP11


Ducati terus melakukan perbaikan pada motornya demi meningkatkan daya saing dengan tim lain. Revisi Ducati GP11 yang dicoba saat melakukan tes di Portugal membuat The Doctor puas dan terkesan.

Update yang dilakukan Ducati terhadap motor mereka dilakukan menyusul kegagalan Valentino Rossi dan Nicky Hayden dapat posisi memuaskan di tiga seri perdana. Hasil terbaik yang didapat keduanya adalah finis ketiga yang didapat Hayden di Spanyol.

Pada sesi ujicoba di Portugal dua hari lalu, Ducati langsung menurunkan motor terbaru yang sudah direvisi pada beberapa bagian tersebut. Selain serat fiber yang digunakan pada sasis, Ducati juga melakukan beberapa perubahan untuk mengatasi understeer yang kerap dialami.

Perubahan lain pada Ducati GP11 adalah penggunaan poros mesin yang lebih berat. Demikian dikutip dari MCN.

Hasil yang didapat Rossi pada ujicoba tersebut tak bisa dibilang positif. Dia cuma bisa menuntaskan sesi di posisi kelima, namun Rossi tetap mengaku terkesan dan puas dengan perubahan yang terjadi pada tunggangannya.

"Kami mencoba mencari bagian baru pada motor dan rasanya lebih baik dan feeling saya terhadap motor banyak berkembang dalam mencatatkan waktu lap. Saya bisa merasakan banyak indikasi dengan kedua tangan saya terhadap apa yang terjadi di ban depan dan itu adalah hal yang positif," sahut Rossi.

Meski kemarin tak menunjukkan perubahan yang signifikan, terutama terkait catatan waktu yang didapat, Rossi mengonfirmasi kalau motor baru tersebut akan langsung dia gunakan pada balapan selanjutnya di Prancis pada akhir bulan ini.

"Saya pasti akan memakai sasis baru itu pada balapan berikutnya di Le Mans. Sayangnya jarak dengan pembalap di posisi teratas masih jauh tapi saat saya mencoba ban yang tepat hasilnya lebih cepat."

"Saya tidak berada di level yang sama dengan Simoncelli (pembalap tercepat di sesi latihan tersebut) tapi saya pikir kami lebih dekat dibanding apa yang dihasilkan di catatan waktu. Tapi saya yakin saya bisa lebih cepat lagi," tutup Rossi.