Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

Enam Kali Hat-trick, Ronaldo Cetak Rekor Baru


Cristiano Ronaldo menciptakan rekor baru yang rasanya bakal sulit dipatahkan dalam waktu lama. Menyusul trigolnya dinihari tadi, CR7 total sudah enam kali menctak hat-trick di La Liga musim ini.

Enam kali hat-trick dalam satu musim merupakan sebuah rekor baru Liga Spanyol. Sebelumnya hat-trick terbanyak yang bisa ditorehkan seorang pemain dalam semusim cuma berjumlah tiga atas nama Isidro Lagana saat membela Oviedo di musim 1935-36.

Hat-trick pertama Ronaldo musim ini terjadi dalam laga kontra Racing Santander (23/10/2010). Dalam laga yang berkesudahan 6-1 buat Madrid tersebut Ronaldo menyumbang empat gol.

Kali kedua Ronaldo membuat hat-trick adalah dalam laga kontra Atletic Bilbao, tiga gol dia tambahkan dalam laga di mana 'Si Putih' menang 5-1. Villarreal menjadi korban CR7 berikutnya saat dia membuat trigol, dalam kesempatan tersebut El Real menggunduli lawannya 4-2.

Pada 3 Maret 2011 kembali Ronaldo mencatatkan hat-trick, saat Madrid menghantam Malaga 7-0 mantan pemain terbaik dunia itu tiga kali merobek gawang lawan. Dan sebelum trigolnya dinihari tadi, akhir pekan lalu Ronaldo malah mencetak empat gol ke gawang Sevilla dalam laga di mana Madrid menang 6-2.

Ronaldo sebenarnya sudah membuat tujuh hat-trick musim ini. Namun satu dia buat di ajang Copa del Rey saat tiga gol yang dia buat membantu Madrid menghancurkan Levante 8-0.

Hebatnya lagi dari enam hat-trick yang dibuat Ronaldo tersebut, dua di antaranya adalah hat-trick sempurna. Maksud hat-trick sempurna tersebut adalah Ronaldo mencetak gol menggunakan seluruh anggota tubuh yang diperbolehkan dalam permainan sepakbola: kaki kiri, kaki kanan dan kepala.

Hat-trick sempurna pertama Ronaldo musim ini adalah saat dia melakukannya ke gawang Villarreal. Sementara yang kedua dia lakukan dinihari tadi ke gawang Getafe. Demikian statistik dari Infostrada dan Opta.

Hat-trick Ronaldo musim ini
4 Gol ke gawang Racing Santander (Madrid menang 6-1)
3 Gol ke gawang Atletic Bilbao (Madrid menang 5-1)
3 Gol ke gawang Villarreal (Madrid menang 4-2)
3 Gol ke gawang Malaga (Madrid menang 7-0)
4 Gol ke gawang Sevilla (Madrid menang 6-2)
3 Gol ke gawang Getafe (Madrid menang 4-0).

Minggu, 08 Mei 2011

Milan Rebut Scudetto


Roma - AC Milan akhirnya memastikan meraih gelar juara Liga Italia Seri A. Hasil tersebut didapat Rossoneri setelah bermain imbang tanpa gol, 0-0, saat melawat ke AS Roma.

Tambahan satu poin dari hasil seri itu membuat Milan kini mengoleksi 78 poin dari 36 pertandingan. Karena keunggulan head to head dan selisih poin yang kini berjumlah sembilan dengan Inter Milan di posisi kedua, Rossoneri dipastikan tak terusik lagi di puncak klasemen meski Nerazzurri masih punya tiga pertandingan tersisa.

Keberhasilan menjuarai Seri A menyudahi penantian sepanjang tujuh tahun untuk kembali bertahta setelah kali terakhir melakukannya di tahun 2003/2004. Diavolo Rosso kini total sudah mengumpulkan 18 gelar juara.

Sukses Milan ini berarti menyudahi dominasi Inter yang selalu menjadi kampiun dalam lima periode sebelumnya. Sama seperti Milan, Inter juga telah memenangi total 18 titel juara Liga Italia.


Jalannya Pertandingan

Di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (8/5/2011) dinihari WIB, Milan butuh satu poin untuk memastikan didapatnya titel juara. Itu membuat Rossoneri tampil ngotot di menit-menit awal laga. Peluang pertama mencetak gol datang dari kubu tim tamu di menit sembilan saat sepakan Kevin Prince Boateng dari luar kotak penalti melayang di atas sudut gawang Roma.

Mirco Vucinic nyaris menjebol gawang Milan di menit 13. Momen tersebut bermula dari tusukan Marco Cassetti di sisi kanan di mana dia berhasil memperdaya Gianluca Zambrotta. Umpan silang yang dia kirim ke tiang jauh tepat mengarah ke Vucinic, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat namun mampu dihadang Cristian Abbiati.

Milan yang pada menit-menit awal bermain offensif justru balik tertekan di pertengahan babak pertama. Sebuah sapuan Alessandro Nesta dan tandukan Thiago Silva di muka gawang menghindarkan gawang Rossoneri dari kebobolan di menit 23.

Memasuki menit 36 Roma kembali menebar ancaman saat Aleandro Rosi melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola yang dia arahkan ke tiang dekat dibaca dengan baik oleh Abbiati.

Di masa injury time Roma kembali memaksa Abbiati jatuh bangun mengamankan gawangnya. Kali ini Juan yang mengancam saat akselerasinya di dalam kotak penalti bisa dihentikan kiper nomor satu Milan itu.

Robinho!! Belum satu menit babak kedua berjalan sepakan pesepakbola Brasil itu dari luar kotak penalti mental terkena tiang gawang. Semenit berselang upaya Massimo Ambrossini menyambar bola tendangan bebas terhalang bek Roma yang menjatuhkan diri di kotak penalti.

Tepat di menit 60 Milan kembali membuang peluang untuk membuka keunggulan. Lolos dari jebakan offside saat mengejar umpan Ambrossini, Boateng dengan dingin mencungkil bola saat berhadapan satu lawan satu dengan Doni. Malang buat Milan, si kulit bundar ternyata masih tipis menyamping dari sasaran.

Tekanan Milan berlanjut melalui tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic yang mampu dihadang Doni. Upaya rebound Clarence Seedorf dari momen tersebut juga gagal karena dihadang bek tuan rumah sambil menjatuhkan diri.

Selanjutnya Milan seperti menyiapkan diri untuk menerima hasil imbang. Rossoneri lebih sering bermain di lapangannya sendiri. Kondisi tersebut sempat menghadirkan beberapa momen berbahaya lantaran mereka kehilangan bola dan terancam serangan cepat Roma.

Tak ada peluang matang tercipta di menit-menit akhir pertandingan, termasuk lima menit masa injury time. Saat peluit panjang dibunyikan wasit tanda laga tuntas, pemain dan staff Milan yang sudah berkerumun di pinggir lapangan langsung menyerbu masuk untuk merayakan gelar juara Milan yang ke-18.

Susunan Pemain

Roma: Doni; Cassetti, Burdisso, Juan, Riise; Pizarro, Brighi (Rosi 17) (Caprari 82); Taddei, Simplicio, Vucinic (Borriello 54); Totti

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso (Ambrosini 46), Van Bommel, Seedorf; Boateng; Robinho (Pato 73), Ibrahimovic

Sabtu, 07 Mei 2011

Mourinho Siapkan Perlawanan pada UEFA


Jose Mourinho tidak diam saja dijatuhi sanksi berat dari UEFA. Mendapat dukungan dari Real Madrid, pelatih asal Portugal itu mempersiapkan pembelaan sekaligus perlawanan pada otoritas sepakbola Eropa itu.

"Pihak klub sudah mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan banding dan, secara pribadi, Mourinho akan membela dirinya sendiri dan akan terus berjuang sampai akhir," ungkap asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka dalam konfernsi pers.

Mourinho dijatuhi hukuman larangan menemani timnya berlaga di lima laga kompetisi Eropa setelah mengeluarkan komentar keras usai Madrid tunduk 0-2 atas Barcelona di semifinal pertama Liga Champions.

Salah satu hukuman tersebut sudah dijalani saat dia absen di leg kedua babak semifinal, sementara satu hukuman lainnya berbentuk percobaan dalam kurun tiga musim mendatang. Itu artinya, Mourinho tak akan menemani El Real di tiga laga perdana fase grup Liga Champions musim depan.

Karanka mengklaim kalau UEFA tak memberikan alasan mengapa menjatuhkan sanksi pada Mourinho dan juga Madrid. Ini bertentangan dengan apa yang sudah disebut UEFA di situs resminya bahwa Mourinho dihukum karena mengeluarkan 'komentar tak pantas'.

"Saat Anda menerima sanksi seperti itu Anda tak akan bisa menerimanya dengan baik dan terlebih lagi jika Anda tak tahu alasan sanksi tersebut. Sampai sejauh ini, UEFA belum mengomunikasikan alasan di balik sanksi sang pelatih," tuntas Karanka di Mirror.

Sementara itu juru bicara Mourinho, Eladio Parames menyebut kalau kliennya mungkin akan menempuh jalur hukum untuk menuntaskan masalah yang ada sekarang.

Kamis, 05 Mei 2011

Singkirkan Schalke, MU Jumpa Barca di Final


Manchester - Manchester United melangkah ke babak final Liga Champions usai mengalahkan Schalke 04 dengan skor 4-1 di leg kedua semifinal. Pada partai puncak, mereka akan berjumpa dengan raksasa Spanyol, Barcelona.

Dalam laga di Old Trafford, Kamis (5/5/2011) dinihari WIB, MU unggul 2-1 pada paruh pertama lewat gol Antonio Valencia dan Darron Gibson. Tim tamu membalas lewat gol Jose Jurado.

Pada babak kedua, anak buah Sir Alex Ferguson mencetak dua gol lagi. Keduanya disumbangkan oleh Anderson.

Dengan kemenangan ini, The Red Devils unggul agregat 6-1 atas Schalke setelah pada leg pertama mereka menang 2-0. Mereka pun lolos ke final dan akan menghadapi Barca pada 28 Mei mendatang di Stadion Wembley.

Jalannya pertandingan

Schalke mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal. Sebuah tembakan Jefferson Farfan pada menit kedelapan masih melebar di samping kanan gawang Edwin van der Sar.

Tak banyak peluang yang tercipta pada awal babak pertama. MU baru membalas pada menit ke-25 lewat sundulan Chris Smalling yang masih melambung.

Semenit kemudian, seisi Old Trafford bersorak setelah MU berhasil membuka keunggulan. Berawal dari kesalahan umpan Atsuto Uchida, bola dikuasai Anderson dan kemudian diumpankan ke Darron Gibson. Gibson mengirim umpan terobosan ke Antonio Valencia dan dituntaskan dengan dingin oleh winger Ekuador itu.

Berselang lima menit, Gibson menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Sepakannya dari dalam kotak penalti salah diantisipasi oleh Manuel Neuer dan gawang Schalke jebol untuk kedua kalinya.

Pada menit ke-35, Schalke menipiskan ketertinggalan menjadi 1-2. Umpan lambung Uchida coba disundul Raul, tapi gagal. Bola liar di dalam kotak penalti disambar oleh Jose Jurado dengan tembakan keras yang menggetarkan gawang Van Der Sar. Skor 2-1 untuk MU bertahan hingga turun minum.

Anderson mengancam gawang Schalke pada menit ke-56. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih tipis di samping gawang.

Gelandang asal Brasil itu kembali memperoleh peluang beberapa menit kemudian. Sepakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan oleh Neuer.

Smalling sempat mencetak gol pada menit ke-71. Namun, wasit Pedro Proenca menganulirnya karena dia sudah berada dalam posisi offside.

Semenit kemudian, gol benar-benar tercipta untuk MU. Berawal dari penetrasi Nani di sayap kanan, pemain Portugal itu mengirimkan bola ke mulut gawang. Anderson sempat terjatuh saat menerima bola. Namun, dia mampu bangun dan membalikkan badan untuk kemudian melepaskan tembakan kaki kiri mematikan. MU unggul 3-1.

Pada menit ke-76, Anderson mencetak gol keduanya. Dari umpan terobosan Valencia kepada Dimitar Berbatov, Berba memberi umpan kepada Anderson yang berdiri tak terkawal di kotak penalti. Tanpa kesulitan, Anderson menyontek bola ke dalam gawang.

Pada masa injury time, MU nyaris menambah gol lewat kaki Michael Owen. Namun, sepakan Owen masih bisa ditepis Neuer. Laga pun berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk MU.


Susunan pemain:
MANCHESTER UNITED: Van der Sar, Rafael (Evra 60'), Smalling, Evans, O’Shea, Scholes (Fletcher 73'), Gibson, Anderson, Nani, Valencia, Berbatov (Owen 77')

SCHALKE: Neuer, Uchida, Howedes (Huntelaar 70'), Metzelder, Escudero, Papadopoulos, Jurado, Farfan (Matip 75'), Baumjohann (Edu 45'), Draxler, Raul

Selasa, 03 Mei 2011

Jelang Barcelona vs Madrid


Barcelona - Krisis pemain bertahan Barcelona sedikit berkurang setelah Eric Abidal sudah kembali berlatih bersama tim utama. Namun apakah El Barca berani mengambil risiko memainkan, Abidal, yang baru sembuh dari tumor hati?

Cederanya Gabriel Milito membuat daftar pemain cedera di sektor pertahanan Barca bertambah kemarin. Milito menyusul Maxwell, Adriano dan Abidal yang lebih dulu masuk ruang perawatan.

Khusus nama terakhir, pada Senin (2/5/2011) waktu setempat, Barca akhirnya mendapat kabar gembira jika bek asal Prancis itu sudah pulih dan ikut berlatih jelang laga Leg Kedua semifinal Liga Champions.

Tim dokter Barca yang mengawasi proses penyembuhan Abidal usai dioperasi 17 Maret lalu memberi lampu hijau pada Pep Guardiola bahwa eks pemain Lyon itu bisa dimainkan.

Tentunya ini kabar bagus bagi skuad Barca mengingat mereka akan duel kontra Real Madrid, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB esok.

Meski leading 2-0 serta akan bermain di Camp Nou, kehadiran Abidal bisa memperkokoh lini belakang Barca khususnya di sektor bek kiri.

Namun yang jadi pertanyaan sekarang, apa Pep berani mengambil risiko menurunkan Abidal yang baru sembuh dari penyakit tumor hati?

"Ada dua kabar di sini. Pertama kami bermain di semifinal Liga Champions malam nanti dan yang kedua pria yang baru saja sembuh dari kanker, telah kembali bersama kami," ucap Pep di situs resmi tim.

"Secara medis dia sudah sembuh sepenuhnya. Namun ia kehilangan bobot tubuhnya dan tidak siap bermain penuh. Namun ketika fans datang maka mereka akan melihatnya di bench dan memberinya sambutan yang hangat. Kami semua senang akan hal itu," tutup Pep.

Senin, 02 Mei 2011

Timnas U-23 Panggil 17 Pemain LPI

 
PSSI sepertinya sudah tidak membekukan pemain yang berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI). Buktinya, sekira 17 dari 41 pemain, dipanggil untuk ikut seleksi Timnas U-23 proyeksi SEA Games 2011.

Pemanggilan itu berdasarkan surat Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) nomor 634 /PRIMA -UM/ IV /2011 yang diteken ketuanya, Tono Suratman, pada 29 April 2011. Sebelumnya telah dilakukan rapat koordinasi antara Satlak Prima UM, BTN, dan LPI, serta pelatih Timnas U-23 pada Senin (25/4). Pertemuan itu membahas rencana program timnas menuju SEA Games XXVI.

Nama-nama tenar macam Andik Vermansyah (Persebaya 1927), Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan (Persema), serta Samsul Arif (Persibo), masuk dalam daftar yang dipanggil. Tim yang akan ditangani Rahmad Darmawan bersama dua asistennya, Aji Santoso (Persebaya 1927), dan Widodo C. Putro itu juga memberi kesempatan kepada empat pemain naturalisasi untuk mengikuti seleksi. Mereka adalah Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, Stefano Lilipaly (FC Uthrecht), serta Joey Suk (FC Deventer).

Selain 17 pemain dari LPI, Satlak Prima juga memanggil 29 pemain yang bermain di kompetisi lain, termasuk naturalisasi. Seluruh calon pemain Timnas U-23 yang akan dimanajeri Kol Inf Made Agra, dan asisten manajer Adika Nuraga, itu diminta berkumpul di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, pada 2 Mei 2011. Tes kesehatan digelar di tempat sama pada 4 Mei, tes fisik 5-6 Mei, sedangkan character building pada 7-21 Mei di Batujajar, Jawa Barat.

Pendaftaran ulang oleh klub dilakukan selambat-lambatnya pada 2 Mei 2011, dengan melampirkan nama lengkap, asal daerah, ukuran pakaian, ukuran pinggang, dan ukuran sepatu masing-masing calon peserta character building gelombang X. Manajer, pelatih, serta ofisial juga wajib mengikuti kegiatan tersebut.

Satlak Prima akan langsung mencoret pemain yang terlambat hadir tanpa keterangan atau tidak hadir dalam pemanggilan tahap pertama. GM Kompetisi LPI, Arya Abhiseka, sebelumnya menyatakan tidak masalah berapa pun pemain LPI yang akan dipanggil mengikuti seleksi, dari 41 nama yang disodorkan.

Arya Abhiseka menyerahkan keputusan kepada Satlak Prima. "Terserah mereka, kita tidak menuntut minimal harus berapa pemain yang diambil. Ya, mudah-mudahan sebagian besar terpilih, karena usia pemain-pemain LPI kan jauh lebih muda. Cocok untuk masa depan timnas Indonesia," paparnya dalam situs resmi LPI.

Kalaupun nanti hanya terpilih satu-dua pemain, LPI juga tidak akan berkecil hati. Justru hal itu merupakan pelecut bagi para pelatih agar lebih intens membina pemain mudanya. "Diambil satu-dua pemain nggak masalah, yang penting seleksinya berjalan fair," cetus Arya, yang kini didapuk sebagai sekretaris Timnas U-23.

Berikut daftar pemain LPI yang dipanggil Timnas U-23:
No - Nama Pemain - Posisi - Klub
1. Kim Jeffrey Kurniawan Gelandang Persema
2. Andik Vermansyah Penyerang Persebaya 1927
3. Samsul Arif Penyerang Persibo
4. Irfan Bachdim Penyerang Persema
5. Ardian Gelandang Minang Kabau FC
6. Hendra Wijaya Bek PSM
7. Yoseph Ostanika Penyerang Bintang Medan
8. Andrid Wibawa Penyerang Real Mataram
9. Sansan Ali Fauzi Gelandang Jakarta FC
10. Wirya Kumandra Gelandang Jakarta FC
11. Fathul Adha Bek Batavia Union
12. Ngurah Komang AP Kiper Bali Devata
13. Egi Hermawan Gelandang Tangerang wolves
14. Syafruddin Thahar Bek Aceh United
15. Yance Yowey Penyerang Cendrawasih Papua
16. Yunet HW Gelandang Solo FC
17. Rahmad Hidayat Penyerang Medan Chiefs

Totti Belumlah Habis


Dua golnya saat AS Roma menekuk Bari membuat Francesco Totti masuk ke lima besar pencetak gol terbanyak Seri A. Ini membuktikan masa Totti di Giallorossi belum habis dan masih bisa bersaing.

Cedera dan inkonsistensi penampilan sempat membuat nama Totti tenggelam di awal musim ini. Seiring itu performa Roma di tahun ini menurun dan terjadi pergantian pelatih, dari Claudio Ranieri ke Vincenzo Montella.

Namun perlahan tapi pasti Totti kembali menemukan sentuhannya saat Montella datang ke Trigoria, markas Roma. Kini capaian pribadi sudah ditorehkan penyerang 34 tahunnya.

Membawa Roma comeback dari ketertinggalan saat melawan Bari, sumbangsih dua gol Totti membuat Il Lupi menang 3-2. Totti bahkan nyaris mencetak hat-trick andai penaltinya tak membentur tiang.

Gol ke-206 Totti selama 18 tahun karirnya di Seri A. Ia pun resmi menggeser Roberto Baggio di posisi ke-5 pencetak gol terbanyak Seri A. Totti masih berjarak 68 gol dari Silvio Piola di urutan pertama.

Totti pun jadi pemain Seri A aktif tersubur karena di bawahnya ada nama Alessandro Del Piero di posisi ke-9 dengan 184 gol dan Filippo Inzaghi di posisi 18 dengan 155 gol.

"Aku tahu apa yang bisa kuberikan dan itu tidak akan pernah hilang," sahut Totti yang usai pertandingan menggunakan kaos bertuliskan 'Raja Roma Belumlah Mati'.

"Aku senang bisa mencapai rekor lain lagi dan beharapa bisa terus di level seperti ini. Sungguh memalukan penalti keduaku gagal di mana aku ingin menyenangkan musim ini," sambungnya.

"Lalu dengan kekuatan, semangat dan determinasi, tim akhirnya bisa berlaik memenangi pertandingan. Kami bereaksi layaknya tim papan atas," ungkap suami Ilary Blasi itu.

Kemenangan ini membuat Roma tetap memelihara peluang ke Liga Champions musim depan. Saat ini Roma ada di urutan ke-5 dengan 59 poin, selisih satu poin dengan Lazio, yang baru bertanding malam nanti kontra Juventus.

"Jika kami hanya imbang tadi maka musnalah harapan untuk posisi keempat. Kini kami hanya tertinggal satu poin di belakang Lazio dan dapat menekan mereka. Kini semua tergantung mereka apakah bisa tampil hebat melawan Juventus Senin malam nanti."

"Ketika Anda tidak meraih hal baik di dalam lapangan lalu Anda bereaksi dan cepat bertindak. Skuad ini tetap bersatu, tangguh dan mau membuktikan jika kami masih ada," tutup Totti di Football Italia.

Minggu, 01 Mei 2011

Ramsey Antar Arsenal Atasi MU


Arsenal mengalahkan Manchester United 1-0 di Stadion Emirates, Minggu (1/5/2011) berkat gol tunggal Aaron Ramsey. Bagi MU kekalahan ini membuat mereka gagal menjauhi Chelsea.

Arsenal menjamu Manchester United di Stadion Emirates, Minggu (1/5/2011) malam WIB. Tim Gudang Peluru tidak diperkuat oleh Cesc Fabregas yang cedera.

Arsenal tampil menekan. Usaha tim besutan Arsene Wenger membuahkan hasil menit ke-56 saat sepakan Ramsey mengoyak gawang Edwin Van der Sar. Itu menjadi satu-satunya gol dalam laga ini.

Kekalahan ini tak membuat posisi The Red Devils di puncak klasemen tergeser. Namun mereka gagal memperlebar jarak dengan Chelsea yang sehari sebelumnya mengatasi Tottenham Hotspur. Dengan poin 73, Wayne Rooney cs. berjarak tiga poin dari John Terry dkk. Di laga selanjutnya, MU bertemu Chelsea (8/5/2011).

Adapun tambahan tiga angka membuat Arsenal kini mengoleksi poin 67 dan ada di urutan ketiga.

Jalannya Pertandingan

Arsenal melancarkan tekanan begitu laga dimulai. Menit ketiga, sapuan Nemanja Vidic justru mengarah ke Jack Wilshere. Kemudian pemain muda Arsenal itu melepas tembakan yang masih melenceng dari sasaran.

Menit kedelapan, Gael Clichy menyerbu dari sisi sebelah kiri. Kemudian ia mengirim umpan silang ke kotak penalti. Theo Walcott menyambut bola, namun sepakan pemain asal Inggris itu masih melambung dari sasaran.

Kesempatan bagi anak buah Arsene Wenger kembali hadir menit ke-14. Jack Wilshere berhasil menusuk hingga kotak penalti. Kemudian ia mengirim umpan mendatar ke arah tiang jauh Bola berhasil dihalau Patrice Evra sebelum disambar Van Persie.

Peluang bagi MU hadir di menit ke-19. Pergerakan Fabio Da Silva berhasil menusuk hingga kotak penalti. Kemudian ia mengirim umpan ke arah Javier Hernandez. Namun sebelum sampai ke Chicarito, bola bisa dibuang pemain Arsenal.

The Gunners terus menekan pertahanan tamunya. Menit ke-31 Walcott mengirim umpan silang dari sayap kanan. Di kotak penalti bola terlihat sempat mengenai tangan Nemanja Vidic yang berusaha menghalau bola.

Tujuh menit menuju jeda, "Setan Merah" memiliki peluang lewat Wayne Rooney. Namun sepakan yang dilancarkan Wazza dari luar kotak penalti masih belum berhasil menembus sasaran.

Anderson! Tembakan pemain tengah MU ini tiga menit menjelang turun minum masih bisa ditangkap kiper Wojiech Szczesny.

Rooney! Tiga menit selepas restart, tendangan bebas Rooney bisa ditepis Szczesny. Sepakan Evra yang menyambar bola rebound masih belum menembus gawang lawan.

Tim tamu kembali melancarkan serangan di menit ke-52. Umpan silang Nani dari sisi kanan gagal disambar Hernandez. Bola bisa ditangkap Szczesny. Tiga menit kemudian, pemain Portugal itu kembali mengancam. Kali ini tendangan bebasnya masih menyamping.

Gol! Arsenal memecah kebuntuan di menit ke-56 lewat sepakan Aaron Ramsey. Menerima umpan dari Van Persie, Ramsey yang tidak mendapat kawalan ketat melepas tembakan datar yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Van der Sar.

Sempat terjadi keributan antara sejumlah pemain MU dengan gelandang Arsenal Alexander Song. Ini bermula dari tekel keras Song terhadap Evra. Wasit kemudina memberi kartu kuning untuk Song.

Tendangan bebas Rooney di menit ke-74 masih tepat di tangkapan Szczesny. Kiper asal Polandia itu kembali menggagalkan kans MU tiga menit berselang. Serangan The Red Devils dibangun lewat Rooney yang menggiring bola hingga kotak penalti. Kemudian Rooney mengoper ke sebelah kiri. Di sana ada Nani yang selanjutnya melepas tembakan yang masih bisa dibendung Szczesny.

Setelahnya, Arsenal lebih gencar melancarkan tekanan. Tujuh menit menuju peluit akhir, free kick Van Persie masih bisa dihentikan oleh Van der Sar.

Menit ke-87, Michael Owen terjatuh di kotak penalti setelah sebelumnya terlibat kontak dengan Gael Clichy. Wasit tak memberikan penalti untuk MU.


Susunan Pemain

Arsenal: Szczesny; Koscielny, Djourou (Squillaci 68), Clichy, Sagna, Wilshere, Song, Nasri (Arshavin 46), Ramsey, Walcott (Eboue 77), Van Persie

Man.United: Van der Sar; Vidic, Ferdinand, Evra, Fabio, Anderson (Valencia 55), Carrick (Owen 84), Park, Nani, Rooney, Hernandez (Berbatov 73)

Minggu, 15 Agustus 2010

Ketika Wasit Menampar Pemain

Seorang wasit dipukul, ditendang, dikeroyok pemain, itu mah sudah biasa. Namun tunggu dulu, peristiwa ini tidak terjadi di Indonesia, melainkan di Chili.

Peristiwa itu menjadi perhatian media karena sepakbola Chili, sebuah negara di Amerika Latin, tergolong baik.
Tim La Roja (The Red One) itu lolos ke putaran final Piala Dunia delapan kali, terakhir ikut serta di Afrika Selatan 2010.
Bahkan La Roja pernah menelurkan pemain kelas dunia seperti Marcelo Salas dan Ivan Zamorano. Namun siapa sangka kompetisi sepakbola lokal di Chili sama seperti di Indonesia.
Bedanya dengan La Roja, Tim Garuda tidak pernah merasakan atmosfir Piala Dunia moderen. Meskipun tahun 1938, saat Piala Dunia berlangsung di Perancis, Hindia Belanda menjadi negara Asia pertama yang main di Piala Dunia. Namun itu sudah lama.
Peristiwa memalukan dunia persepakbolaan Chili itu bermula ketika seorang wasit memberikan kartu merah kepada seorang pemain (tidak disebutkan tim yang bertanding).

Penerima kartu merah itu tidak terima. Dia memprotes keputusan wasit. Dan, secara mengejutkan, sang wasit malah menampar wajah pemain tersebut.Rekan sang pemain itu langsung mengerubungi wasit. Hendak membela. Terjadilah tonjokan, tendangan ke tubuh wasit. Pemain cadanganpun berlari mendekati wasit dan ikut menghajar wasit, lantas terjadi kejar mengejar wasit.

Si pengadil itu bisa lolos dari kejaran setelah mendapat bantuan dari asistennya yang menggirinya keluar lapangan.

Sabtu, 07 Agustus 2010

Perut Ronaldinho Membuncit

Perutnya mulai membuncit. Usianya, Maret lalu telah menginjak angka 30. Namun mantan pebola terhebat di dunia ini makin mengalami penurunan performa.

Sebuah foto yang dimuat di Yahoo Sport akhir Juli lalu menunjukan bentuk perut tidak ideal bagi Ronaldinho, seorang atlet yang masih aktif.

Dinho dinilai sejumlah pengamat sepak bola sudah kegemukan. Tidak lincah, gesit, seperti sewaktu mengantar Barcelona juara La Liga dan Liga Champions 2005/2006.
Atau sewaktu membawa Brazil juara Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, sehingga namanya masuk daftar dalam Tim Impian FIFA 2002.
Kerap berpesta dan mendatangi klub malam di kota Milan dianggap penyebab menurunnya performa Dinho di rumput hijau.

Dia tidak bisa memberi tropy buat AC Milan tahun lalu, dan menyebabkannya “di buang” Carlos Dunga dalam skuad Piala Dunia 2010.

Foto Dinho sedang di pantai ini diabadikan ketika dia berlibur di Brazil, sebelum dia kembali ke Milan mengikuti turnamen pra musim.