Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

Lorenzo Cuma Incar Podium


Musim lalu Jorge Lorenzo jadi juara MotoGP Prancis. Untuk ahir pekan ini sang juara dunia hanya menargetkan kembali naik podium untuk melanjutkan start bagus yang sudah dicatatkan di awal musim ini.

Satu kemenangan dan dua posisi runner up menjadi awal yang baik buat Lorenzo mempertahankan gelar juara dunianya musim ini. Pembalap Fiat itu pun untu sementara masih memuncaki klasemen pembalap meski cuma unggul tipis dari Dani Pedrosa.

Dibanding musim lalu perjuangan Lorenzo tahun ini memang lebih sulit. Itu terkait kebangkitan Honda yang sangat kompetitif dengan tiga pembalapnya.

Mungkin karena alasan itulah Lorenzo tak memasang target tinggi di Le Mans akhir pepan ini. Dalam gelaran MotoGP Prancis dia cuma menargetkan naik podium.

"Tujuan utama kami adalah podium, podium keempat kami dan berada di depan di Montmelo. Trek ini punya banyak chicane dan itu menarik buat saya. Cuacanya selalu berubah, kami harus berhati-hati dengan perkiraan cuaca, itu dapat merubah segalanya," sahut Lorenzo di Crash.

"Saya kembali ke Le Mans, lintasan yang benar-benar saya nikmati dan saya menang musim lalu. Orang-orang di Le Mans menyukai sepeda motor, mereka suka bau bahan bakar. Kami kini di posisi teratas, tapi kami harus fokus mendapatkan poin sebanyaknya," tuntas pembalap asal Spanyol itu.

Jumat, 06 Mei 2011

Rossi Terkesan dengan Revisi Ducati GP11


Ducati terus melakukan perbaikan pada motornya demi meningkatkan daya saing dengan tim lain. Revisi Ducati GP11 yang dicoba saat melakukan tes di Portugal membuat The Doctor puas dan terkesan.

Update yang dilakukan Ducati terhadap motor mereka dilakukan menyusul kegagalan Valentino Rossi dan Nicky Hayden dapat posisi memuaskan di tiga seri perdana. Hasil terbaik yang didapat keduanya adalah finis ketiga yang didapat Hayden di Spanyol.

Pada sesi ujicoba di Portugal dua hari lalu, Ducati langsung menurunkan motor terbaru yang sudah direvisi pada beberapa bagian tersebut. Selain serat fiber yang digunakan pada sasis, Ducati juga melakukan beberapa perubahan untuk mengatasi understeer yang kerap dialami.

Perubahan lain pada Ducati GP11 adalah penggunaan poros mesin yang lebih berat. Demikian dikutip dari MCN.

Hasil yang didapat Rossi pada ujicoba tersebut tak bisa dibilang positif. Dia cuma bisa menuntaskan sesi di posisi kelima, namun Rossi tetap mengaku terkesan dan puas dengan perubahan yang terjadi pada tunggangannya.

"Kami mencoba mencari bagian baru pada motor dan rasanya lebih baik dan feeling saya terhadap motor banyak berkembang dalam mencatatkan waktu lap. Saya bisa merasakan banyak indikasi dengan kedua tangan saya terhadap apa yang terjadi di ban depan dan itu adalah hal yang positif," sahut Rossi.

Meski kemarin tak menunjukkan perubahan yang signifikan, terutama terkait catatan waktu yang didapat, Rossi mengonfirmasi kalau motor baru tersebut akan langsung dia gunakan pada balapan selanjutnya di Prancis pada akhir bulan ini.

"Saya pasti akan memakai sasis baru itu pada balapan berikutnya di Le Mans. Sayangnya jarak dengan pembalap di posisi teratas masih jauh tapi saat saya mencoba ban yang tepat hasilnya lebih cepat."

"Saya tidak berada di level yang sama dengan Simoncelli (pembalap tercepat di sesi latihan tersebut) tapi saya pikir kami lebih dekat dibanding apa yang dihasilkan di catatan waktu. Tapi saya yakin saya bisa lebih cepat lagi," tutup Rossi.

Kamis, 05 Mei 2011

Lorenzo Tak Pernah Mengenal Rossi dengan Baik


Milan - Jorge Lorenzo mengaku tidak pernah benar-benar mengenal Valentino Rossi secara utuh, kendati mereka pernah menghabiskan waktu tiga tahun bersama-sama di Yamaha.

Memulai karir di kelas MotoGP sedari tahun 2008, Lorenzo langsung dipasangkan dengan Rossi yang sudah bersama Yamaha sejak tahun 2004.

Selama tiga musim, Lorenzo dan Rossi menjadi andalan Yamaha dalam mendulang angka dalam seri-seri balapan MotoGP. Namun, sudah bukan rahasia kalau hubungan keduanya tidaklah dekat-dekat amat, sebagaimana tergambar dari garasi mereka yang dipisah.

"Di kamera ia adalah orang yang paling baik, tapi aku tidak pernah bisa tahu. Dalam tiga tahun kami jadi rekan setim, aku tidak pernah benar-benar mengenalnya," ujar Lorenzo dalam sebuah wawancara dengan harian Italia, Corriere della Sera, yang dikutip Visordown.

Sepeninggal Rossi yang hijrah ke Ducati, Lorenzo mendapatkan Ben Spies sebagai patner baru. Sebelumnya Lorenzo sudah mengaku hubungannya dengan Spies jauh lebih baik dibandingkan dengan Rossi.

Selasa, 03 Mei 2011

Simoncelli Catatkan Waktu Terbaik


Estoril - Pembalap Honda Gresini Marco Simoncelli keluar sebagai yang tercepat dalam ujicoba resmi setelah MotoGP Portugal. Ia mengalahkan Jorge Lorenzo dan Casey Stoner.

Dalam tes di sirkuit Estoril yang berakhir Selasa (3/5/2011) dini hari WIB, Simoncelli berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu satu menit 36,211 detik dan melahap sebanyak 70 lap.

Sukses ini merupakan lanjutan keberhasilan pembalap Italia itu yang di dua latihan bebas sebelumnya juga berhasil tampil sebagai yang terdepan.

Lorenzo yang menggeber motor Yamaha menjadi terbaik kedua dengan waktu satu menit 36,316 detik dengan jumlah putaran sebanyak 91 lap. Stoner di urutan tiga dengan satu menit 36,602 detik.

Carl Cruthlow muncul sebagai kejutan dengan menduduki posisi empat disusul oleh juara dunia tujuh kali Valentino Rossi yang menggeber motor Ducati.

Juara balapan kemarin Minggu (1/5/2011) Dani Pedrosa cuma mampu mencatatkan waktu terbaik kesepuluh dan melahap sebanyak 17 putaran. Disebut Crash Randy de Puniet dan Hector Barbera tak mengikuti tes ini karena masalah kesehatan.

Seri keempat kejuaraan dunia MotoGP akan dipanggungkan di Le Mans, Prancis pada 13-15 Mei.

Hasil lengkap tes MotoGP Portugal:

Pos-Pembalap-Tim-Waktu-Lap
1. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 1m 36.211s (70)
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 1m 36.316s (91)
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda Team 1m 36.602s (49)
4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 1m 36.850s (71)
5. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro Team 1m 37.382s (82)
6. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 1m 37.410s (51)
7. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 1m 37.421s (69)
8. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team 1m 37.460s (63)
9. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro Team 1m 37.463s (89)
10. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team 1m 37.679s (17)
11. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 1m 38.032s (73)
12. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 1m 38.087s (85)
13. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP 1m 38.412s (108)
14. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team 1m 38.633s (97)
15. Nobuatsu Aoki JPN Rizla Suzuki MotoGP 1m 38.850s (68)

Minggu, 01 Mei 2011

Pedrosa Asapi Lorenzo


Jorge Lorenzo boleh menguasai awal hingga separuh menjelang akhir balapan. Namun, pada akhirnya ia kalah berduel di saat-saat akhir dengan Dani Pedrosa, yang akhirnya keluar sebagai juara.

Balapan GP Portugal di Estoril, Minggu (1/5/2011) malam WIB, memang tampak seperti balapan biasa pada awalnya. Lorenzo yang menempati pole position berhasil mempertahankan posisinya sampai beberapa saat menjelang akhir balapan. Pedrosa yang sejak awal menguntitnya dari posisi dua seperti tak punya kesempatan.

Sepanjang balapan, duel praktis hanya menjadi milik keduanya. Jarak Lorenzo dan Pedrosa pun tak jauh dengan Lorenzo hanya unggul 0,1 detik atas sang rival. Sementara Casey Stoner yang berada di belakang keduanya sempat tertinggal sampai 2,5 detik.

Namun, Pedrosa yang catatan waktunya di balapan ini sempat lebih baik dari Lorenzo berhasil memanfaatkan kesempatan. Empat lap menjelang akhir balapan, ia akhirnya menyalip Lorenzo. Dan sejak saat itu ia berhasil mempertahankan posisinya hingga finis.

Balapan yang terik di Estoril ini juga menampilkan Stoner di podium setelah rider asal Australia itu finis di urutan tiga.

Sementara itu nasib pahit dialami Valentino Rossi. Setelah sepanjang balapan mempertahankan posisi empatnya dari kejaran Andrea Dovizioso, ia justru kehilangan posisi itu tepat di garis finis.

Jalannya Balapan

Jorge Lorenzo memulai balapan dengan baik. Start dari posisi terdepan berhasil dipertahankannya, kendati mendapatkan kejaran dari Marco Simoncelli dan Dani Pedrosa. Sial bagi Simoncelli, ia justru kehilangan posisi dua lantaran disalip Pedrosa.

Selanjutnya, Simoncelli malah mendapatkan ketidakberuntungan. Ia harus meninggalkan balapan setelah motornya tergelincir keluar lintasan, padahal balapan belum berlangsung satu lap. Bersama dirinya, turut out juga Hector Barbera.

Karel Abraham dan Alvaro Bautista juga keluar lintasan pada lap kedua. Namun, Bautista masih bisa melanjutkan balapan. Sebaliknya, Abraham tidak.

Di depan, Lorenzo dan Pedrosa terus menggeber motor masing-masing untuk meninggalkan rider-rider lain. Sementara itu di belakang mereka, Casey Stoner berhasil unggul hingga 1,5 detik atas Valentino Rossi yang ada di posisi empat.

Enam lap berlangsung, Pedrosa terus menggeber motornya. Ia menorehkan catatan waktu hingga 1:38.037 detik, yang mana lebih cepat dari catatan waktu Lorenzo.

Lorenzo dan Pedrosa masih berduel sendirian. Lorenzo unggul 0,1 detik atas sang rival. Sementara itu di belakang mereka, Stoner mengikuti dengan jarak 2,5 detik.

Enam belas lap menjelang balapan berakhir, satu lagi pembalap meninggalkan lintasan, dan kali ini adalah Ben Spies. Ia sempat membangunkan motornya untuk dan berusaha kembali ke balapan, namun gagal.

Sembilan lap balapan menjelang balapan tuntas, Lorenzo masih terus mempertahankan keunggulan atas Pedrosa. Di belakang, Rossi yang ada di posisi empat mulai mendapatkan perlawanan dari Andrea Dovizioso yang menguntit dari posisi lima.

Momen untuk Pedrosa akhirnya hadir di lap ke-24, ia akhirnya menyalip Lorenzo!

Tepat di trek lurus, Pedrosa memacu tunggangannya ke sisi kanan Lorenzo. Tepat sebelum tikungan, pembalap asal Spanyol itu pun mengambil alih posisi pertama dari Lorenzo.

Sejak saat itu posisi Pedrosa tak terkejar lagi oleh Lorenzo, ia pun keluar sebagai juara dari balapan kali ini. Stoner melengkapi podium dengan finis di urutan tiga.

Sementara itu nasib pahit dialami Rossi. The Doctor harus puas finis di posisi lima setelah disalip oleh Dovizioso tepat di garis finis.

Hasil Balapan MotoGP Portugal

1. Dani PEDROSA 45'51.483
2. Jorge LORENZO +3.051
3. Casey STONER +7.658
4. Andrea DOVIZIOSO +16.530
5. Valentino ROSSI +16.555
6. Colin EDWARDS +32.575
7. Hiroshi AOYAMA +38.749
8. Cal CRUTCHLOW +40.912
9. Nicky HAYDEN +54.887
10. Randy DE PUNIET +59.697
11. Toni ELIAS +1'00.374
12. Loris CAPIROSSI +1'01.793
13. Alvaro BAUTISTA +1'24.370

Kamis, 22 Juli 2010

Rossi Bidik Podium di Laguna Seca

Berhasil finish keempat pada debut comebacknya di Sachsenring Jerman, Minggu (18/7/2010), tentunya memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Valentino Rossi. Pembalap andalan FIAT Yamaha ini pun bertekad meraih podium pada seri berikutnya di Laguna Seca, Amerika Serikat, pekan depan.


Ya, setelah absen enam pekan lantaran sibuk memulihkan cedera patah kakinya, Rossi memang tampil impresif dalam debut perdananya di Sachsenring. The Doctor bahkan nyaris mengakhiri balapan pertamanya dengan naik podium, andai di tikungan terakhir jelang finish dia tidak disalip Casey Stoner yang akhirnya naik podium tiga mendampingi Jorge Lorenzo dan sang juara Dani Pedrosa.

Rossi sendiri tampak sangat bahagia kendati gagal naik podium, pasalnya hasil ini sudah sesuai dengan target yang dipatoknya sebelum balapan. Namun, keberhasilan ini juga diakuinya telah menumbuhkan kembali rasa kepercayaan dirinya untuk bersaing merebut kemenangan di seri-seri berikutnya.

“Hasil ini merupakan langkah yang sangat bagus. Jadi, untuk Minggu depan di Laguna Seca, saya akan mencoba berjuang untuk meraih podium,” tutur Rossi sebegaimana dikutip Autosport, Senin (18/7/2010).

“Itu (Laguna Seca) merupakan salah satu trek yang saya sukai. Dalam tiga musim terakhir, saya selalu tampil bagus di sana. Dengan jeda selama sepekan, saya harap, saya bisa tampil lebih tajam di seri berikutnya,” tutup pembalap 31 tahun ini.